Bangka Belitung, Babel24.com - Tahun 2026 diperkirakan memiliki empat bulan tanpa tanggal merah atau hari libur nasional dalam kalender Indonesia. Informasi ini penting bagi pekerja, pelaku usaha, hingga instansi pemerintah untuk menyusun strategi kerja, perencanaan cuti tahunan, serta target produktivitas sepanjang tahun.
Berdasarkan kalender libur nasional Indonesia 2026, berikut daftar bulan yang seluruh harinya merupakan hari kerja reguler tanpa libur nasional maupun cuti bersama.
Daftar Bulan Tanpa Tanggal Merah 2026
1. Juli 2026
Sepanjang Juli 2026 tidak terdapat hari libur nasional maupun cuti bersama. Bulan ini menjadi salah satu periode paling stabil untuk aktivitas kerja dan penyelesaian program jangka menengah.
2. September 2026
Kalender September 2026 tidak mencatat satu pun tanggal merah. Seluruh hari dalam bulan ini merupakan hari kerja normal tanpa libur nasional keagamaan maupun nasional.
3. Oktober 2026
Oktober 2026 juga termasuk bulan kerja penuh. Tidak ada penetapan hari libur resmi, sehingga aktivitas perkantoran dan bisnis berjalan tanpa jeda libur nasional.
4. November 2026
Sama seperti September dan Oktober, November 2026 tidak memiliki tanggal merah dalam kalender libur nasional Indonesia.
Daftar Tanggal Merah Nasional Indonesia 2026
Di luar keempat bulan tersebut, pemerintah menetapkan sejumlah hari libur nasional pada 2026, antara lain:
-
1 Januari – Tahun Baru Masehi
-
16 Januari – Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
-
17 Februari – Tahun Baru Imlek
-
19–22 Maret – Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri
-
3 & 5 April – Jumat Agung dan Paskah
-
1 & 14 Mei – Hari Buruh dan Kenaikan Yesus Kristus
-
27 & 31 Mei – Idul Adha dan Waisak
-
1 & 16 Juni – Hari Lahir Pancasila dan Tahun Baru Islam
-
17 & 25 Agustus – Hari Kemerdekaan RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW
-
25 Desember – Hari Raya Natal
Tips Mengatur Cuti Tahunan di Tahun 2026
Bulan tanpa tanggal merah seperti Juli, September, Oktober, dan November cocok dimanfaatkan untuk fokus kerja, pelaksanaan proyek besar, atau target kinerja yang membutuhkan konsistensi tinggi.
Sementara itu, untuk libur panjang, cuti tahunan dapat digabungkan dengan long weekend di bulan-bulan yang memiliki tanggal merah agar waktu istirahat lebih maksimal tanpa menghabiskan banyak jatah cuti.
